ni ruang nyampah mas bejo yang baru….
buat keluarin unek-unek…. utek-utek konsep…. cerita-cerita…. berbagi
pengalaman…. tempat belajar ….. sampe ngusilin orang ….. hehehe …..
konon seorang sahabat terbaik ku mengatakan:
“seorang sahabat mampu merubah sampah yang kita keluarkan
menjadi mutiara, melalui doa-doa dan harapan baiknya“
maka jangan sungkan-sungkan sahabat, tuliskan doamu bahkan
kritikanmu untukku,
selamat berbagi……..
November 28, 2008
Categories: gagasan . . Author: mas bejo . Comments: 19 Comments
pagi ini hilang
aku tak tahu dimana dan mau kemana
padahal malamku biasa saja
masih juga dengan mimpi yang sama
~
adakah ini sebuah pusara?
yang tentu saja menandai habisnya masaku,
~
kucari embun penanda pagi,
ia hilang tanpa sempat menguap
bahkan daun tempatnya bertengger pun tiada
~
kupandang mentari pembuka fajar
mencari gurat sinarnya
namun langit kosong,
tanpa cahya, tanpa awan, tanpa biru
~
bangunkan aku kawan
dari mimpi panjang ini……
[ ]
August 19, 2009
Categories: puisi . . Author: mas bejo . Comments: 3 Comments
Bangsa Indonesia adalah bangsa pemimpi yang besar, sejak dahulu, sejak bangsa ini dilahirkan. Namun sayang bangsa Indonesia bukan pengawal mimpi yang baik. Seperti kehidupan, impian haruslah dijalani setiap incinya, diberi pupuk sehingga subur, diairi sehingga tumbuh besar dan dirawat ketika penyakit datang.
Orang Indonesia kebanyakan bertekad kuda namun bertenaga domba. Meluap-luap ketika menaksir keinginan dalam hidupnya. Namun menjadi cengeng ketika menjalaninya. Dalam sebuah bukunya yang cukup terkenal, seorang penulis asal Brazil mengatakan “setiap pencarian (impian) dimulai dengan keberuntungan bagi si pemula. Dan setiap pencarian diakhiri dengan ujian berat bagi si pemenang.”
baca selengkapnya…….
July 15, 2009
Categories: resensi . . Author: mas bejo . Comments: Leave a Comment
lima langkah kebelakang
aku temukan dirimu
bermesra dengan derita
kau percaya,bahkan memaksa itu bukan karma
hanya sudut rumah kaca yang membelenggu, katamu!
~
lima hari kebelakang
aku temukan tubuhmu
dalam kesempurnaan remuk redam
kata-katamu menjadi alpa, tak sanggup terbilang
kau paksakan tersenyum meski kering kerontang
~
lima pekan kebelakang
aku temukan hatimu
tertambat erat pada kehampaan
jiwamu tumbang terluka
meski kau bangun asa tanpa jeda, dukamu kuasa
~
aku kehabisan kata, tak mampu merekatkan setiap masa yang hilang itu
bahkan jiwaku turut terlempar, terkapar…
~
aku tak mampu mewarnai bayangmu
meski aku berusaha
[ ]

June 29, 2009
Categories: puisi . . Author: mas bejo . Comments: 3 Comments