Assalam

ni ruang nyampah mas bejo yang baru….

buat keluarin unek-unek…. utek-utek konsep…. cerita-cerita…. berbagi

pengalaman…. tempat belajar ….. sampe ngusilin orang ….. hehehe …..

konon seorang sahabat terbaik ku mengatakan:

seorang sahabat mampu merubah sampah yang kita keluarkan

menjadi mutiara, melalui doa-doa dan harapan baiknya

maka jangan sungkan-sungkan sahabat, tuliskan doamu bahkan

kritikanmu untukku,

selamat berbagi……..

Pagi Yang Hilang

pagi ini hilang
aku tak tahu dimana dan mau kemana
padahal malamku biasa saja
masih juga dengan mimpi yang sama
~
adakah ini sebuah pusara?
yang tentu saja menandai habisnya masaku,
~
kucari embun penanda pagi,
ia hilang tanpa sempat menguap
bahkan daun tempatnya bertengger pun tiada
~
kupandang mentari pembuka fajar
mencari gurat sinarnya
namun langit kosong,
tanpa cahya, tanpa awan, tanpa biru
~
bangunkan aku kawan
dari mimpi panjang ini……

[ ]

Sang Pemimpi

Bangsa Indonesia adalah bangsa pemimpi yang besar, sejak dahulu, sejak bangsa ini dilahirkan. Namun sayang bangsa Indonesia bukan pengawal mimpi yang baik. Seperti kehidupan, impian haruslah dijalani setiap incinya, diberi pupuk sehingga subur, diairi sehingga tumbuh besar dan dirawat ketika penyakit datang.

Orang Indonesia kebanyakan bertekad kuda namun bertenaga domba. Meluap-luap ketika menaksir keinginan dalam hidupnya. Namun menjadi cengeng ketika menjalaninya. Dalam sebuah bukunya yang cukup terkenal, seorang penulis asal Brazil mengatakan “setiap pencarian (impian) dimulai dengan keberuntungan bagi si pemula. Dan setiap pencarian diakhiri dengan ujian berat bagi si pemenang.”

baca selengkapnya…….

Ku Temukan Kau dalam Angka Lima

lima langkah kebelakang

aku temukan dirimu

bermesra dengan derita

kau percaya,bahkan memaksa itu bukan karma

hanya sudut rumah kaca yang membelenggu, katamu!

~

lima hari kebelakang

aku temukan tubuhmu

dalam kesempurnaan remuk redam

kata-katamu menjadi alpa, tak sanggup terbilang

kau paksakan tersenyum meski kering kerontang

~

lima pekan kebelakang

aku temukan hatimu

tertambat erat pada kehampaan

jiwamu tumbang terluka

meski kau bangun asa tanpa jeda, dukamu kuasa

~

aku kehabisan kata, tak mampu merekatkan setiap masa yang hilang itu

bahkan jiwaku turut terlempar, terkapar…

~

aku tak mampu mewarnai bayangmu

meski aku berusaha

[ ]

DSCI3699